terbaru tagged posts

Berita Terbaru Pertanian

Lahan produktif pertanian di Kabupaten Grobogan didesak untuk tidak berganti fungsi, baik menjadi sektor perindustrian maupun pemukiman. Pasalnya sektor pangan merupakan periode penting untuk menopang perekonomian, terutama di masa pandemi. Staf Advokasi dan Kemitraan ECHO Green Sardi Winata mengemukakan, keberlanjutan lahan produktif pertanian harus tetap dijaga agar tidak terjadi kritis pangan saat pandemi. Kamu berharap bahwa akan makin banyak lagi petani yg memilih untuk menerapkan sistem pertanian organik di seluruh Indonesia sehingga akan makin berkontribusi bagi kesehatan lingkungan dan juga bagi peningkatan perekonomian nasional. Itulah sebabnya kami berinvestasi pada penelitian dan pengembangan yang kuat untuk mendukung portofolio luas fungisida, herbisida, insektisida lalu produk perlindungan tanaman biologis, serta benih, traits, produk perawatan benih dan jalan keluar digital.

Ketua kelompok tani dan nelayan di Jorong Palak Gadang, Nasril Amir, mengatakan kondisi petani sekarang masih memprihatinkan, karena tidak ada standar harga hasil produksi. Kolaborasi antara BUMN di bezirk pangan dan usaha rintisan di bidang pertanian merupakan bentuk upaya digitalisasi rantai pasok. Model bisnis ini diharapkan menjadi inspirasi afin de pelaku usaha di sektor yang sama. Implementasi teknologi budidaya pertanian yang unggul, ditunjang dengan ketersediaan informasi yang relevan (misalnya cuaca, jaringan penyediaan saprotan-sarana produksi pertanian, dan pemasaran) adalah prasyarat keunggulan sektor pertanian di pedesaan.

Sebab, menurut Jamhari, problem pada sektor pertanian saat ini tidaklah hanya persoalan ekonomi semata, tapi juga masalah sosial dan politik. “Dilihat berdasarkan subsektor, nilai NTP yang mengalami peningkatan antara lain sub sektor tanaman pangan serta sub sektor perkebunan. Sedangkan untuk subsektor hortikultura lalu subsektor peternakan mengalami penurunan, ” katanya. Hal ini dibuktikan dengan tingginya keanekaragaman hayati yang dimiliki, benar dilihat dari sektor pertanian, perikanan, maupun peternakan. Dalam negri juga dikenal sebagai negeri agraris dan maritim, karena kekayaan sumber daya alamnya. Selain itu, kondisi geografis yang strategis dan beriklim tropis menjadikan kualitas potensi alam yang lebih unggul dibandingkan dengan negara yang lain.

Salah 1 contoh penerapan teknologi ialah e-proposal dalam rencana pembangunan pertanian yang diusung dengan Kementerian Pertanian. Tujuannya, tuk mewujudkan e-planning pertanian, hingga program pertanian bisa akhirnya menjadi lebih efektif, mudah dilacak, serta dapat dievaluasi oleh baik.

Kami juga memberikan solusi inovatif untuk kesehatan masyarakat, pengendalian hama profesional, tanaman hias, manajemen kawasan dan lanskap. World Economic Forum sendiri membuat inisiatif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan, setinggi 20 persen setiap dekade. Studi bidang Pertanian juga menjadi sangat penting dikarenakan yang dipelajari mencakup produksi yang lebih baik, berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta optimalisasi potensi ekonomi. Soalnya, teknologi bisa membantu pengelolaan hasil tani dan sistem pertanian dengan lebih baik.

Menurut data Kementrian Pertanian, di tahun 2014 terdapat 13, 912 buah e-proposal yang masuk. Selain itu, rekayasa bibit unggul yang tahan hama, juga merupakan hasil penerapan teknologi pertanian. Pemerintah daerah, kabupaten, provinsi, pusat, Badan Cara Milik Daerah, dan Awak Usaha Milik Negara patut ambil andil dalam cara memperkuat sektor pertanian.

Read More

Berita Harian Pertanian Terbaru Hari Ini

Dukungan pemerintah dalam meningkatkan mutu pertanian ini sudah dibuka KUR petani dengan bunga yang rendah. Kalau petani mengalami gagal panen karena bencana, kita sudah siapkan asuransi pertanian termasuk penyediaan bibit pertanian agar petani itu bisa bercocok tanam kembali, ” kata vida. PIKIRAN RAKYAT – Bezirk pertanian dianggap mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Lebih jika hasil komoditas pertanian Indonesia mampu diekspor ke beberapa negara. Untuk komoditas pangan utama Indonesia hingga saat ini masih dapat dikatakan bahwa Indonesia menjadi negara net importer.

Modal sedikit berharap untung yg banyak, dengan biaya produksi seminimal mungkin akan meraih hasil panen yang banyak, bernilai lebih dan—ketika dijual—harganya lebih mahal. Pertanian alami semata serangkaian kerja yang bertujuan untuk menghasilkan gede tambah ekonomis. Sebagai Aparat kewilayahan, Babinsa harus berperan aktif dalam setiap pekerjaan positif di Desa binaan terutama masyarakat yang berprofesi sebagai petani atau bercocok tanam dan mempunyai lahan pertanian sendiri.

Integrasi modernitas dengan kolaborasi pertanian, peternakan serta perikanan itu, selanjutnya dikembangkan di seluruh Indonesia. “Nah, peran para penyuluh pertanian tentu sangat penting dalam sana, ” jelasnya. “Dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi ini, pengusaha juga harus ikut serta karena ini ruang terbuka. Tentu saja bimbingan pertanian dari pemerintah melakukantechnicalasistensi.

Kita bersama-sama membuat lahan pertanian dalam Desa ini dengan manfaat untuk di jadikan lahan ketahanan pangan untuk penduduk Desa dan membantu perekonomian kampung setempat. Sehingga diharapkan hasil produksi panen petani dapat meningkat, begitu jua dengan kualitas produk yg di dapat, memenuhi standar mutu yang diharapkan. Rekrumen tenaga PPL ini pun diyakini akan kian menguatkan posisi Sumsel sebagai daerah penghasil pangan. Kawasan tersebut akan menjadi model pengembangan yang selanjutnya diadopsi semua daerah di Indonesia. Pemerintah menyadari kemungkinan terjadinya ancaman krisis pangan di pasta depan.

Sub sektor peternakan juga tena menunjukkan kondisi defisit pada neraca perdagangannya. Sumber defisit neraca perdagangan terbesar adalah impor susu, ternak sapi dan daging sapi, dalam jumlahnya cukup besar. Datuk kelompok tani dan nelayan di Jorong Palak Gadang, Nasril Amir, mengatakan bahwa kondisi petani saat terkait bisa dikatakan cukup memprihatinkan karena tidak ada standar harga hasil produksi.

Laju pertumbuhan nilai impor pada periode secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan nilai ekspornya. Komoditas pangan yang menyumbang impor terbesar adalah kedelai diikuti oleh jagung dan beras. Kinerja perdagangan sub bezirk hortikultura tidak berbeda dengan sub sektor tanaman pangan, yaitu berada pada neraca defisit sepanjang periode.

Read More